Rabaan Mematikan Rashford Jadi Senjata MU Bunuh Arsenal

VIVA   – Manchester United lebih diunggulkan di dalam duel melawan Arsenal di Old Trafford, Minggu 1 November 2020. Selain berstatus tuan rumah, MU juga memiliki senjata mematikan pada diri Marcus Rashford.

Selama ini, Rashford dikenal sebagai pemain pengubah hasil di laga-laga besar. Statistiknya saat menghadapi perlawanan penting terbilang luar biasa.

Pun, Rashford punya catatan bagus saat berhadapan dengan bagian The Big Six. Sky Sports melansir, dalam 12 penampilan, Rashford menjebol gawang anggota The Big Six sembilan kali.

Jumlah yang paling banyak, ketimbang striker lainnya di pentas Premier League. Pun, rencana itu lebih cepat dari striker-striker lainnya.

Ditambah, Arsenal punya catatan buruk saat harus berurusan dengan Rashford. Debut Rashford di Premier League adalah saat melawan Arsenal, 28 Februari 2016.

Saat tampil dalam laga tersebut, bomber 22 tarikh tersebut mampu mencetak dua gol ke gawang Arsenal, sekaligus menciptakan satu assist.

Perlahan, Rashford mulai membuat reputasi sebagai pembunuh raksasa. Musim lalu, Rashford menjadi tokoh istimewa dalam kemenangan back to back MU atas Chelsea.

Pula, Rashford selalu menjebol gawang Paris Saint-Germain saat keduanya berhadapan di Liga Champions.

Tersedia fakta lain yang membuktikan MU begitu bergantung pada Rashford di partai besar. Itu adalah ketika Rashford menjadi satu-satunya pemain MU yang mencetak gol ke gawang Liverpool.

“Marcus menunjukkan diri bisa fokus terhadap apa yang penting di dalam serta luar lapangan, demi memanfaatkan saat penting, ” ujar manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer dilansir Sky Sports.

Matthew Collins

Back to top