Prahara Arema Belum Usai, Kini Menonjol Badai Cedera

VIVA   –  Sederet kasus menerpa Arema FC. Usai kematian pelatih Mario Gomez beserta pembimbing fisik Marcos Gonzales dan penyerang Jonathan Bauman, kini persiapan mereka untuk melanjutkan Liga 1 2020 terganggu oleh badai cedera para-para bintang muda mereka.

Usai libur karena adanya pandemi virus corona COVID-19, Singo Edan kembali menggelar latihan rutin di Stadion Kanjuruhan, Malang. Belum sempurna satu pekan, dua pemain bujang andalan mereka dihantam badai cedera. Mereka adalah Hanif Sjahbandi dan Kurniawan Kartika Ajie.

“Hanif Sjahbandi mengalami cedera engkel dan Kurniawan Kartika Ajie merasai cedera ligamen. Untuk Hanif Sjahbandi diperkirakan bakal absen sekitar dua bulan, ” kata Dokter Tim Arema, Nanang Tri Wahyudi, Kamis, 6 Agustus 2020.

Cedera kedua pemeran ini cukup parah setelah hampir lima bulan tak latihan bersama-sama. Untuk kondisi Hanif Sjahbandi sedang memungkinkan sembuh ketika Liga 1 kembali bergulir pada Oktober kelak. Dia hanya butuh istirahat agar cepat pulih.

“Kalau untuk Hanif Sjahbandi, dia luka engkel paling lama sekitar besar bulan. Tapi bisa juga bertambah cepat, ” ujar Nanang.

Sedangkan untuk Kurniawan Kartika Ajie harus naik ke meja operasi. Cedera itu berada di ligamen lutut, kemungkinan besar bekas penjaga gawang Timnas U-19 tersebut akan mengakhiri Liga 1 2020 lebih cepat. Cedera mantan pemeran Persiba Balikpapan itu cukup pelik.

“Kurniawan Kartika Aji cedera di lutut ligamen. Saat ini sedang menunggui jadwal operasi. Perkiraan absen sembilan bulan. Sementara istirahat dulu sambil menunggu proses operasi, ” kata Nanang.

Mengucapkan juga:   Kemenpora Masih Penyerasian dengan FIFA soal Anggaran Piala Dunia U-20

Matthew Collins

Back to top