Pelatih RB Leipzig Sulit Terima Keruntuhan Telak dari MU

VIVA – RB Leipzig dipaksa menyerah 0-5 sejak Manchester United di Old Trafford, Kamis 29 Oktober 2020, pagi buta WIB. Di matchday kedua Perserikatan H Liga Champions 2020/2021 itu, MU mampu mencetak empat gol dalam 20 menit terakhir.

RB Leipzig sebenarnya tampil cukup baik pada babak prima, namun mereka tidak mampu menciptakan peluang berbahaya. Selain itu, sebgian besar pemain lapis kedua MU tampil sangat disiplin.

Pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, mengatakan, pertandingan melawan MU adalah malam yang paling menegangkan bagi dirinya. Ia pun menambahkan, kalau timnya sudah tampil maksimal, tapi lini pertahanan anak asuhnya dengan berantakan membuat skor akhir suram untuk diterima.

“Ini adalah hasil dengan sulit diterima. Tentu saja, hasil seperti ini tidak terasa cakap. Skornya terlalu tinggi, ” sebutan Nagelsmann, seperti dikutip Goal , Kamis 29 Oktober 2020.

“Selama tersebut, Anda benar-benar merasa semuanya sungguh-sungguh saja, sampai Anda akhirnya roboh 0-5. Kami harus membayar konsekuensinya. Selain karena 20 menit terakhir, kinerja kami sebenarnya tidak terlalu buruk, ” ucapnya.

Kemenangan telak ini mengantarkan Iblis dedemit Merah ke puncak klasemen sementara Grup H dengan perolehan enam poin. Sedangkan, RB Leipzig & Paris Saint-Germain berada di kolong MU dengan raihan sama-sama 3 poin.

Di pertandingan selanjutnya, RB Leipzig akan menantang PSG. Sementara itu, MU bakal menghadapi Istanbul Basaksehir, yang sejauh ini belum mengoleksi poin. Dua kemenangan beruntung akan Istanbul akan memastikan satu wadah bagi MU di fase knock out.

Matthew Collins

Back to top